Jelang Lebaran DPUPR Kota Kediri Kebut Perbaikan Jalan Targetkan Jalur Mudik Nyaman dan Aman
Selasa, 10 Maret 2026 13:13:23
keterangan : Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, dikonfirmasi menjelaskan bahwa fokus utama pengerjaan perbaikan jalan saat ini difokuskan pada sejumlah titik lokasi ruas jalan utama yakni Jalan Imam Bonjol serta Jalan Hasanuddin dan Teuku Umar.
Kediri – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri bergerak cepat merespon keluhan para pengguna jalan terkait rusaknya prasarana infrastruktur di jalan Imam Bonjol Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri dan jalan Hasanusin.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melalui Bidang Bina Marga sampai sekarang terus mengebut proyek rekondisi dan pengaspalan ulang di sejumlah ruas jalan utama. Upaya ini diambil guna memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, dikonfirmasi menjelaskan bahwa fokus utama pengerjaan perbaikan jalan saat ini difokuskan pada sejumlah titik lokasi ruas jalan utama yakni Jalan Imam Bonjol serta Jalan Hasanuddin dan Teuku Umar.
Untuk Jalan Imam Bonjol, pengerjaan dilakukan sepanjang kurang lebih 800 meter dengan lebar rata-rata 11 meter. Masih kata Made dalam hal ini pihaknya tidak hanya melakukan pengaspalan ulang (overlay), tetapi juga melakukan rekondisi pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah.
"Ada beberapa titik yang harus digali dulu untuk perbaikan lapis bawahnya. Tujuannya agar nanti ketika sudah dilapis ulang, tidak ada kerusakan dari bawah sehina jalan bisa bertahan sesuai umur rencana," ujarnya Selasa 10 Maret 2026
Menghadapi musim hujan, tim teknis harus berhitung cermat dengan waktu pengerjaan. Mengingat tren hujan sering terjadi di sore hingga malam hari, DPUPR memutuskan untuk melakukan pengerjaan perbaikan pada pagi hingga siang hari.
"Ini memang dilematis. Kalau malam cuaca sering hujan, tapi kalau pagi sampai siang tantangannya adalah traffic yang padat. Konsekuensinya perjalanan warga mungkin agak terhambat, namun ini kami ambil demi memastikan kualitas aspal tetap terjaga dan tidak rusak terkena air saat proses pengerjaan," tambahnya.
Dalam kesempatan ini pihak dinas mengimbau agar masyarakat sementara menghindari ruas jalan Hasanuddin hingga jalan Imam Bonjol mencari jalur alternatif lain. Warga juga diminta berhati-hati karena adanya penggunaan alat berat serta galian di beberapa titik.
Made menyebutkan ada dua faktor utama penyebab kerusakan jalan di Kota Kediri. Selain drainase yang belum optimal di tengah cuaca ekstrem, beban kendaraan yang melebihi kapasitas (Over Dimension Over Loading/ODOL) menjadi pemicu utama.
"Jalan mulai Mayor Bismo sampai Imam Bonjol ini jalur utama yang dilewati truk trailer dan tonton. Seringkali tonase yang lewat melebihi desain kekuatan jalan kita. Kami berharap perusahaan ekspedisi lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain dengan menyesuaikan muatan," tandasnya
Pengerjaan perbaikan jalan Hasanudin, Jalan Imam Bonjol serta jalan Teuku Umar ditarget rampung pada tanggal 14 Maret 2026. Selain prioritas pada tiga jalan utama yang dimaksud, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang juga memberikan perhatian pada perbaikan jalan rusak di kawasan Kecamatan Pesantren dan Kelurahan Semampir.
Agar pengerjalan perbaikan sesuai target tepat waktu, tepat mutu tepat biaya dan demi kenyamanam warga Kota Kediri. Pihak DPUPR akan terus intens melakukan pengawasan ketat di lapangan, bahkan itu dilakukan hingga dini hari,
Berita Terkait
Berita Pilihan