Nasional > Informasi

Pengelolaan Bandara Dhoho Beralih, Angkasa Pura Resmi Akhiri KSO

Rabu, 30 September 2026 20:54:12

G
Gianto Tim Kediriin - Rabu, 30 September 2026 20:54:12

keterangan : Pengelolaan Bandara Dhoho Beralih, Angkasa Pura Resmi Akhiri KSO

KEDIRIIN.COM, KEDIRI – Pengelolaan Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri memasuki babak baru. Kerja sama operasi (KSO) antara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan PT Surya Dhoho Investama (SDHI) resmi berakhir, sehingga pengelolaan Bandara Dhoho selanjutnya berada di bawah PT Surya Dhoho Investama.

Berakhirnya kerja sama tersebut menjadi perhatian masyarakat Kediri dan sekitarnya karena Bandara Dhoho selama ini dikelola melalui skema kerja sama antara kedua perusahaan.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan berakhirnya KSO tersebut tidak berarti operasional Bandara Dhoho dihentikan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyampaikan, kedua pihak telah menyepakati pengakhiran KSO dan menandatangani Perjanjian Pengakhiran KSO pada 31 Agustus 2026.

Perjanjian tersebut mengatur penyelesaian hak dan kewajiban para pihak, masa transisi, penyerahan dokumen dan aset, hingga peralihan tanggung jawab operasional.

“Yang berakhir adalah mekanisme kerja sama operasionalnya,” tegas Lukman, sebagaimana disampaikan Kemenhub.


Pemerintah kemudian menetapkan PT Surya Dhoho Investama sebagai badan usaha yang mengelola Bandara Dhoho Kediri melalui Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026 tertanggal 25 September 2026.

Pada saat yang sama, pemerintah juga menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 217 Tahun 2026 terkait perubahan penetapan bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia.

Dengan keputusan tersebut, Bandara Dhoho tidak lagi masuk dalam daftar bandara yang dikelola InJourney Airports dan pengelolaannya ditetapkan kepada PT Surya Dhoho Investama.

PT Surya Dhoho Investama sendiri merupakan entitas yang terkait dengan PT Gudang Garam Tbk, yang sejak awal menjadi bagian penting dalam pembangunan Bandara Dhoho Kediri.


Kemenhub menyatakan proses peralihan pengelolaan dilakukan secara bertahap. Pemerintah tetap mengawal proses tersebut untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, serta persyaratan sertifikasi tetap terpenuhi.

PT Surya Dhoho Investama juga telah menyampaikan permohonan penerbitan Sertifikat Standar Badan Usaha Bandar Udara (SS BUBU) kepada Menteri Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Selain itu, SDHI telah mengajukan rekomendasi penerbitan Sertifikat Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri dengan sejumlah dokumen pendukung, termasuk Aerodrome Manual, Airport Security Programme, dan standar pelayanan jasa kebandarudaraan.

Kemenhub menegaskan Bandara Dhoho tetap menjadi bagian dari sistem transportasi udara nasional.

Dengan demikian, perubahan pengelola tidak secara otomatis mengubah fungsi Bandara Dhoho sebagai fasilitas penerbangan. Operasional penerbangan tetap berjalan, sementara proses transisi pengelolaan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peralihan ini menjadi fase baru bagi Bandara Dhoho Kediri, yang diharapkan tetap mampu mendukung konektivitas wilayah Kediri, Mataraman, serta daerah-daerah di sekitarnya.

  • 0
  • 0
  • 0