JZ13JVX Aep Saepudin Kembali Pimpin RAPI Daerah 13 Jawa Timur Periode 2026–2031
Minggu, 13 September 2026 01:39:28
keterangan : JZ13JVX Aep Saepudin Kembali Pimpin RAPI Daerah 13 Jawa Timur Periode 2026–2031
Pasuruan— Aep Saepudin, JZ13JVX, kembali dipercaya memimpin Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 13 Jawa Timur untuk periode 2026–2031. Kepastian tersebut diperoleh setelah dirinya meraih suara terbanyak dalam pemilihan Ketua RAPI Daerah 13 Jawa Timur pada Musyawarah Daerah (Musda) XI RAPI Jawa Timur.
Pemilihan berlangsung dalam rangkaian Musda XI RAPI Daerah 13 Jawa Timur yang digelar pada 12–13 September 2026 di Royal Hotel & Convention Tretes.
Dalam proses penghitungan suara, tercatat sebanyak 33 surat suara yang digunakan. Hasilnya, JZ13AA memperoleh 7 suara, JZ13JVX memperoleh 19 suara, dan JZ13PIA memperoleh 6 suara, sementara 1 surat suara dinyatakan tidak sah.
Dengan perolehan 19 suara, JZ13JVX Aep Saepudin ditetapkan sebagai Ketua RAPI Daerah 13 Jawa Timur periode 2026–2031.
Musda XI RAPI Jawa Timur tersebut dihadiri oleh 33 wilayah RAPI se-Jawa Timur. Kehadiran perwakilan wilayah menjadi bagian penting dalam proses musyawarah dan pemilihan kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan.
Turut hadir secara langsung Ketua Umum RAPI, H. Riza Fachrial, SE (JZ08AFT), bersama jajaran pengurus nasional RAPI. Kehadiran Ketua Umum dan pengurus nasional memberikan nuansa tersendiri dalam pelaksanaan Musda XI sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepengurusan nasional dan RAPI Daerah 13 Jawa Timur.
Terpilihnya kembali Aep Saepudin sebagai Ketua RAPI Daerah 13 Jawa Timur diharapkan dapat membawa organisasi semakin solid, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta memperkuat peran RAPI dalam komunikasi sosial kemasyarakatan dan kebencanaan di Jawa Timur.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, Musda XI RAPI Jawa Timur menjadi tonggak dimulainya kepengurusan baru periode 2026–2031, dengan harapan seluruh jajaran RAPI di Jawa Timur dapat terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian melalui komunikasi radio antarpenduduk.(gto)
Berita Terkait
Berita Pilihan